Footer 2

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Maraknya Sawmill Ilegal di Balam Sempurna Diduga Gunakan Kayu Tanpa Dokumen Resmi

 



Rokan Hilir – Gerbanginfopol.com

 Aktivitas sawmill ilegal diduga semakin marak di wilayah Balam Sempurna, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Sejumlah usaha pengolahan kayu disebut beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dan diduga menggunakan kayu ilegal yang tidak dilengkapi dokumen asal-usul hasil hutan.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar menyebutkan, aktivitas bongkar muat kayu kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Kayu-kayu tersebut diduga berasal dari kawasan hutan dan langsung dibawa menuju lokasi sawmill untuk diolah.

Warga menilai keberadaan sawmill ilegal tersebut tidak hanya merugikan negara dari sektor kehutanan, namun juga dikhawatirkan dapat memicu kerusakan lingkungan akibat penebangan liar yang terus berlangsung.

“Truk pengangkut kayu sering keluar masuk, namun kami tidak pernah melihat adanya pemeriksaan dokumen kayu maupun pengawasan ketat dari pihak terkait,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain diduga tidak memiliki legalitas usaha, kayu yang diolah juga disebut tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) atau dokumen resmi lainnya sebagai bukti legalitas asal-usul kayu.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, usaha kilang kayu tersebut disebut-sebut milik seorang pria berinisial A.B. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi maupun pembuktian hukum terkait kepemilikan maupun dugaan keterlibatan pihak tersebut.

Aktivitas tersebut diduga melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa setiap orang dilarang mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi dokumen sah.

Pelaku usaha pengolahan kayu ilegal juga dapat dijerat pidana sesuai ketentuan Pasal 83 ayat (1) huruf b UU Nomor 18 Tahun 2013, yakni dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta hingga Rp2,5 miliar.

Selain itu, apabila terbukti melakukan penebangan liar maupun memperdagangkan kayu ilegal, pelaku juga dapat dikenakan sanksi pidana lainnya sesuai Undang-Undang Kehutanan dan peraturan perizinan usaha industri pengolahan kayu yang berlaku di Indonesia.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi sawmill yang diduga ilegal tersebut. Warga berharap ada tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan kehutanan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola sawmill maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas ilegal tersebut.(SRD) 

Share:

Desa Batra Makmur Terima Hewan Qurban 2 Ekor Sapi Program CSR Perusahaan PT Sinergi Integritas Agroindustri



Gerbanginfopol.com, - Dampak masyarakat Kepenghuluan Batra Makmur, yang akan menerima  daging qurban langsung terrasa, terutama dari sisi sosial, ekonomi, dan kesehatan, dan juga Perusahaan PT SIA, dengan program CSR nya menyerahkan 2 ekor sapi untuk Qurban, ini salah satu bukti nyata, sejak berdirinya PT SIA, perusahaan tersebut selalu mengedepankan kepentingan masyarakat batra Makmur. 


Disamping itu, perusahaan PT SIA yang ikut Qurban, bukan aja nilai ibadah yang didapat, tapi ada manfaat buat pencitraan dan internal perusahaan kapada masyarakat batra Makmur, ini sangat dirasahkan warga tempatan. 


Terutama dalam hal ini, dilihat dari peningkatan lapangan pekerjaan, termasuk meningkatkan trust, dimana karyawan klien, dan partner jadi lebih percaya sama perusahaan yang aktif kontribusi sosial nya, seperti PT SIA tehadap masyarakat batra makmur. Serta banyak lagi yang lainnya, seperti:

- Peningkatan engagement karyawan. 

- Membangun nilai kebersamaan dengan masyarakat. 

- Memperkuat hubungan eksternal. dan lain sebagainya.



Penyerahan hewan Qurban dilaksanakan pada Selasa, 26/05/2026, bertempat di Pehuluan Desa Bahtra Makmur. 


Pengerahan 2 ekor hewan Qurban tersebut, perwakilan dari PT SIA yang menyerahkan:

- Mill Manager Marthin Hermansyah Ginting. 

- Management Representatif Aprianto. 

- Mandor EHS Bagus. 


Sementara itu dari pihak perangkat Desa yang menerima yaitu:

- Sekretaris Desa, Agus Arianto. 

- Badan kerja sama Kepenghuluan, Udin Harahap. (R2)

Share:

Perjudian Baru Muncul di Bendosari Ngantru, Publik Soroti Ketegasan APH Tulungagung

 






TULUNGAGUNG – gerbanginfopol.com

Munculnya dugaan arena perjudian baru di salah satu dusun wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Aktivitas yang diduga menjadi lokasi perjudian sabung ayam, dadu hingga capjiki itu disebut-sebut baru mulai beroperasi pada Rabu kemarin.


Keberadaan lokasi tersebut sontak menggegerkan warga sekitar dan memunculkan pertanyaan besar terhadap keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas penyakit masyarakat di wilayah Tulungagung.


Sorotan publik kini mengarah kepada Polres Tulungagung dan Polsek setempat. Pasalnya, dengan munculnya titik perjudian baru tersebut, warga menduga praktik perjudian mulai tumbuh dan berkembang tanpa adanya tindakan tegas. Bahkan menurut informasi warga, pengelola atau bos perjudian tersebut diduga berasal dari Kediri dengan inisial “Cokrek”.


Masyarakat kini menunggu keberanian aparat untuk bertindak. Publik ingin melihat apakah Polres Tulungagung dan Polsek setempat benar-benar hadir di tengah masyarakat atau justru terkesan melakukan pembiaran terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut.


“Baru kemarin buka, tapi sudah ramai. Kalau dibiarkan terus, nanti tambah besar. Kami berharap aparat segera turun,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Keluhan masyarakat juga semakin keras lantaran mereka menilai kondisi Tulungagung saat ini sedang menjadi perhatian publik dalam berbagai persoalan. Warga merasa miris jika di tengah upaya penataan pemerintahan dan penegakan hukum, justru muncul praktik perjudian baru yang dinilai meresahkan.


“Sudah bupati tersandung perkara, malah perjudian berkembang. Mau ditata bagaimana pemerintahan kami kalau begini,” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.


Warga berharap aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun instansi terkait, segera turun tangan melakukan penyelidikan dan penindakan sebelum praktik perjudian tersebut semakin besar dan menimbulkan dampak sosial di tengah masyarakat.


Jika benar adanya, masyarakat meminta tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Sebab perjudian sabung ayam, dadu, maupun capjiki dinilai jelas merusak ketertiban masyarakat serta mencoreng wibawa penegakan hukum di Kabupaten Tulungagung.(red)

Share:

Perjudian Sabung Ayam Di Tengah Hutan Dusun Sendangrejo Bagai Surga Dunia, Karena Dibeking'i Oknum Polisi Nakal.



GerbangInfopol.com, JOMBANG – Sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi tempat praktik perjudian sabung ayam berskala besar ditemukan beroperasi di tengah kawasan hutan Dusun Sendangorejo, Desa Bandardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (20/5/2026).


Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas ilegal ini tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan dengan akses jalan tanah yang sempit dan terisolasi dari pemukiman warga.


Meski berada di dalam hutan, lokasi ini sangat ramai dikunjungi oleh puluhan orang yang datang dari berbagai arah. Hal ini dibuktikan dengan terlihatnya puluhan sepeda motor para pengunjung yang diparkir berjajar di sepanjang jalan setapak dan area sekitar arena tersembunyi tersebut.


Di titik utama kegiatan, tampak kerumunan massa yang didominasi pria dewasa berdiri melingkar menyaksikan jalannya aduan ayam di bawah sebuah tenda besar.


Keberadaan tempat perjudian di kawasan hutan ini mulai memicu keresahan masyarakat setempat yang berharap adanya tindakan tegas dan penertiban dari aparat kepolisian demi menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.(Tim)

Share:

Usai Pembongkaran Enam Lokasi Judi, DS Juwet Kunjang Diduga Jadi Sorotan Baru



Gerbanginfopol.com, Kediri – Langkah aparat dalam membongkar praktik perjudian sabung ayam dan dadu di enam titik wilayah Kabupaten Kediri sempat mendapat apresiasi dari masyarakat. Enam lokasi yang disebut telah ditertibkan itu berada di Desa Kranggan Sobo Nambaan Kecamatan Ngasem, Desa Plosorejo Kecamatan Plosoklaten, Kepung, Bedali, Pelemahan Bogo hingga Rembang Ngadiluwih.


Pembongkaran tersebut dianggap sebagai bukti bahwa aparat mampu bertindak tegas terhadap aktivitas perjudian yang selama ini meresahkan warga. Namun di balik keberhasilan itu, muncul pertanyaan besar yang kini menjadi sorotan publik.


Di saat enam titik perjudian dikabarkan “tumbang”, justru muncul dugaan aktivitas pembangunan tempat perjudian permanen di wilayah DS Juwet Kecamatan Kunjang. Informasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin saat satu sisi perjudian diberantas, di sisi lain diduga muncul lokasi baru yang disebut-sebut berkembang tanpa hambatan?



Kondisi ini memunculkan kritik keras terhadap aparat penegak hukum setempat. Warga mulai mempertanyakan keseriusan pengawasan di wilayah Kunjang. Dugaan adanya pembiaran semakin liar dibicarakan setelah aktivitas pembangunan lokasi perjudian disebut berlangsung terang-terangan.


Belum lagi persoalan tambang sedotan pasir yang sebelumnya sempat ditertibkan. Kini aktivitas tersebut disebut kembali berjalan, hanya saja waktunya berubah dari siang menjadi malam hari. Pergeseran jam operasional ini justru memunculkan kesan bahwa aktivitas dilakukan agar luput dari perhatian pengontrol sosial maupun awak media.


Situasi ini tentu menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum di wilayah Kediri. Publik menilai penindakan tidak boleh tebang pilih dan hanya bersifat seremonial. Jika benar masih ada perjudian maupun tambang ilegal yang bebas beroperasi, maka aparat wajib segera bertindak tegas tanpa menunggu viral lebih dahulu.


Masyarakat kini menunggu jawaban dan tindakan nyata. Ada apa sebenarnya dengan pengawasan di wilayah Kunjang? Jika aparat ingin mendapat kembali kepercayaan publik, maka ketegasan harus dibuktikan secara nyata, bukan hanya sekadar merobohkan beberapa titik lalu membiarkan lokasi baru tumbuh semakin besar.

Share:

Pe,bukaan Festival Kuno-Kini Di Kabupaten Kediri Tahun 2026 Hadir Dengan Wajah Baru

  



Kediri, Gerbanginfopol.com - Pemerintah Kabupaten Kediri mengapresiasi gelaran Festival Kuno-Kini selama tiga tahun terakhir. 

Dengan konsep yang berbeda setiap tahunnya, festival ini mampu menyedot ribuan masyarakat untuk berkunjung. 

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa mengatakan, Festival Kuno-Kini dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 24 Mei 2026. 

Dengan ratusan stand UMKM yang terlibat, Mbak Dewi meyakini kegiatan tersebut mampu mencimengatank perputaran ekonomi yang cukup besar di Kabupaten Kediri.

“Festival semacam ini menjadi salah satu solusi untuk menumbuhkan semangat bagi para pelaku UMKM,” katanya saat menghadiri pembukaan Festival Kuno-Kini 2026 di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis malam (14/5).

Mbak Dewi mengaku menyukai konsep Kuno-Kini tahun 2026 ini karena tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga wastra, sastra, hingga kriya khas Kediri. 

Menurutnya, unsur sastra menjadi hal yang jarang disentuh dalam festival modern saat ini.

“Kita tahu bahwa Kediri memiliki banyak kekayaan budaya, utamanya sastra. Dan ini menjadi salah satu poin penting dalam festival ini,” ungkapnya.

Mbak Dewi berharap masyarakat yang datang tidak hanya menikmati kuliner, tetapi juga mengenal lebih dekat hasil budaya dan karya lokal Kediri. 

Mulai dari motif kain khas daerah, produk kriya, hingga berbagai karya kreatif lain yang dipamerkan dalam festival tersebut.Untuk stand sebanyak 348 stand.(red)


Share:

Polres Gresik Dukung Program Presiden, Kapolres Tinjau SPPG dan MBG di SLB Kemala Bhayangkari 2




GRESIK - gerbanginfopol.com

Jajaran Polres Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan dan peningkatan gizi. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, turun langsung meninjau Satuan Pelayanan Pangan Gerakan (SPPG) serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Selasa (5/5/2026).


Kegiatan diawali dengan pengecekan fasilitas SPPG Polri yang berlokasi di Desa Bedilan, Kabupaten Gresik.


Dalam peninjauan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta menekankan pentingnya standar operasional dalam menjamin kualitas pangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat.


“Penekanan utama kami adalah penerapan SOP yang ketat, target zero accident dalam operasional, kelengkapan sertifikasi, serta penguatan ekosistem SPPG secara menyeluruh,” ujar AKBP Ramadhan di sela kegiatan.


Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pengolahan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar, sehingga program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara optimal oleh masyarakat.


Usai dari SPPG, rombongan melanjutkan kegiatan ke SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik yang berlokasi di Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Kebomas. Di sekolah yang diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) tersebut, Kapolres meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.


Kehadiran jajaran Polres Gresik disambut hangat oleh para siswa dan tenaga pendidik. Suasana penuh keakraban terlihat saat paket makanan bergizi dibagikan kepada para siswa di dalam kelas.


Keceriaan tampak jelas dari wajah para siswa yang menikmati hidangan sehat yang telah disiapkan sesuai standar kecukupan gizi. Program ini menjadi bentuk perhatian nyata terhadap pemenuhan gizi anak, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.


Salah satu momen menyentuh terjadi ketika seorang siswa menghampiri Kapolres dengan wajah ceria. Sambil mengacungkan jempol, ia menyampaikan rasa terima kasihnya.


“Terima kasih, Pak Kapolres. Makanannya enak sekali,” ucapnya polos.


Melalui kegiatan ini, diharapkan peninjauan rutin program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah konkret dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mencetak generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas di masa mendatang.


(Rayap)

Share:

Ratusan Pelari Padati Kawasan Taman Pinggir Gawan, Mengikuti Spekta Bumi Fun Rum 2026




Bojonegoro - gerbanginfopol.com  Pagi yang biasanya tenang di bantaran Sungai Bengawan Solo, Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, berubah menjadi penuh energi dan semangat, Minggu (3/5/2026). 


Ratusan pelari memadati kawasan Taman Pinggir Gawan (TPG) untuk mengikuti ajang Spekta Bumi Fun Run 2026.


Kegiatan ini secara resmi diberangkatkan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah. 


Tercatat sebanyak 182 peserta ikut ambil bagian, tidak hanya dari Bojonegoro, tetapi juga dari luar daerah yang tertarik merasakan sensasi berlari dengan latar alam pedesaan dan aliran Sungai Bengawan Solo.


Sejak garis start dibuka, suasana langsung terasa hidup. 


Para peserta tampak antusias menikmati rute yang menawarkan perpaduan udara segar, panorama sungai, dan nuansa desa yang asri.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. 


Ia menilai tren olahraga lari yang terus meningkat menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat.


“Olahraga seperti ini tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi cara efektif untuk melepas penat setelah aktivitas sehari-hari. Ini bentuk refreshing yang sehat dan menyenangkan,” ujarnya.


Tak hanya itu, Nurul Azizah juga menyoroti keberhasilan Pemerintah Desa Pilanggede dalam mengelola aset desa. 


Taman Pinggir Gawan kini berkembang menjadi salah satu ikon wisata lokal yang mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.


Menurutnya, keberhasilan tersebut bisa menjadi contoh bagi desa lain di Bojonegoro dalam menggali dan mengembangkan potensi wilayah.


“Pengelolaan aset desa seperti ini bukan hanya soal wisata, tetapi juga tentang membangun rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap desanya,” tambahnya.


Spekta Bumi Fun Run 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2026. 


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menguatkan tiga pilar utama pembangunan desa, yakni pelestarian budaya gotong royong, pembangunan sarana prasarana, serta menjaga kelestarian lingkungan.


Acara ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Forkopimcam Kecamatan Balen, serta perangkat Desa Pilanggede yang turut memeriahkan jalannya kegiatan.


Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mempromosikan potensi desa berbasis wisata alam. (Kang yon)

Share:

Definition List

Unordered List

Support