Gerbanginfopol.com, Kediri – Langkah aparat dalam membongkar praktik perjudian sabung ayam dan dadu di enam titik wilayah Kabupaten Kediri sempat mendapat apresiasi dari masyarakat. Enam lokasi yang disebut telah ditertibkan itu berada di Desa Kranggan Sobo Nambaan Kecamatan Ngasem, Desa Plosorejo Kecamatan Plosoklaten, Kepung, Bedali, Pelemahan Bogo hingga Rembang Ngadiluwih.
Pembongkaran tersebut dianggap sebagai bukti bahwa aparat mampu bertindak tegas terhadap aktivitas perjudian yang selama ini meresahkan warga. Namun di balik keberhasilan itu, muncul pertanyaan besar yang kini menjadi sorotan publik.
Di saat enam titik perjudian dikabarkan “tumbang”, justru muncul dugaan aktivitas pembangunan tempat perjudian permanen di wilayah DS Juwet Kecamatan Kunjang. Informasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin saat satu sisi perjudian diberantas, di sisi lain diduga muncul lokasi baru yang disebut-sebut berkembang tanpa hambatan?
Kondisi ini memunculkan kritik keras terhadap aparat penegak hukum setempat. Warga mulai mempertanyakan keseriusan pengawasan di wilayah Kunjang. Dugaan adanya pembiaran semakin liar dibicarakan setelah aktivitas pembangunan lokasi perjudian disebut berlangsung terang-terangan.
Belum lagi persoalan tambang sedotan pasir yang sebelumnya sempat ditertibkan. Kini aktivitas tersebut disebut kembali berjalan, hanya saja waktunya berubah dari siang menjadi malam hari. Pergeseran jam operasional ini justru memunculkan kesan bahwa aktivitas dilakukan agar luput dari perhatian pengontrol sosial maupun awak media.
Situasi ini tentu menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum di wilayah Kediri. Publik menilai penindakan tidak boleh tebang pilih dan hanya bersifat seremonial. Jika benar masih ada perjudian maupun tambang ilegal yang bebas beroperasi, maka aparat wajib segera bertindak tegas tanpa menunggu viral lebih dahulu.
Masyarakat kini menunggu jawaban dan tindakan nyata. Ada apa sebenarnya dengan pengawasan di wilayah Kunjang? Jika aparat ingin mendapat kembali kepercayaan publik, maka ketegasan harus dibuktikan secara nyata, bukan hanya sekadar merobohkan beberapa titik lalu membiarkan lokasi baru tumbuh semakin besar.







.jpeg)
0 Comments:
Posting Komentar